Sinopsis Film Atambua 39° Celsius (2012) - Database Film TV & Bioskop

Senin, 27 Agustus 2018

Sinopsis Film Atambua 39° Celsius (2012)

Sinopsis film Atambua 39° Celsius (2012)

Judul
Atambua 39° Celsius

Tayang

24 Oktober 2012

Durasi

1 jam 30 menit

Sutradara

Riri Riza

Pemain

Gudino Suares, Petrus Beyleto, Putri Moruk

Genre

Drama

IMDb Rating

6,1/10 (42)

Trailer

YouTube


Sinopsis film Atambua 39° Celsius (2012)

DbFilm.web.id - Film yang diperankan masyarakat asli Timor ini berkisah tentang masyarakat Timor yang terpecah. Joau adalah karakter utama dalam film ini. Joau terpisah dari ibunya sejak berusia tujuh tahun. Ia dibawa ayahnya, Ronaldo, pindah ke Atambua setelah referendum tahun 1999. Sementara itu, ibu dan dua adiknya yang masih bayi tinggal di Liquica, Timor Leste.

Joau adalah contoh anak muda yang putus sekolah di usia sangat muda. Ia harus berhadapan dengan kondisi Atambua, di mana keterbukaan arus informasi begitu deras dan tingkat konsumerisme pun begitu menantang. Di usia remajanya, Joau tak memiliki pegangan. Padahal saat itu, ia dihinggapi berbagai pertanyaan, kekhawatiran, serta dipenuhi berbagai keinginan.

Ronaldo adalah salah satu contoh laki-laki dewasa yang banyak berada di Timor sekarang. Ia harus memulai hidup baru di Atambua karena sebuah keyakinan politik bahwa dirinya tidak ingin menjadi bagian dari Timor Leste yang baru. Meski Merah Putih selalu berkibar di dada, kerinduannya pada sang istri di Timor Leste selalu membayanginya.

Di tengah kerinduannya yang sangat besar pada ibu dan dua adiknya, Joau harus menerima keputusan ayahnya  untuk tinggal di Atambua. Meskipun sang ayah gemar mabuk-mabukan dan berperilaku kasar, Joau selalu bersabar serta tetap berbakti pada satu-satunya anggota keluarga yang ia miliki itu di Atambua.

Beranjak remaja, teman perempuan semasa kecil Joau bernama Mikia memikat hatinya. Nikia adalah perempuan yang mengalami banyak persoalan di dalam pengungsian. Hubungan Joau dan Nikia pun tak berjalan mulus karena Nikia memiliki pengalaman buruk dengan pria dewasa di masa krisis itu.

Comments


EmoticonEmoticon