Sinopsis Serial Animasi Tower of Druaga: The Aegis of Uruk (2008)

Sinopsis film Tower of Druaga: The Aegis of Uruk (2008)

Judul
Tower of Druaga: The Aegis of Uruk
Tayang
4 April 2008
Durasi
25 menit
Sutradara
Various
Pengisi Suara
Kenichiro Ohashi, Todd Haberkorn, Risa Hayamizu
Genre
Animasi | Laga | Petualangan | Komedi | Fantasi | Romansa
IMDb Rating
6.8/10 (247)
Trailer

Sinopsis film Tower of Druaga: The Aegis of Uruk (2008)

DbFilm.web.id - Judul asli film animasi Jepang ini adalah "Doruâga no tô: The Aegis of Uruk". Kisah film animasi petualangan fantasi "Tower of Druaga: The Aegis of Uruk" diadaptasi dari sebuah game terkenal yang dibuat tahun 1984 berjudul "Doruâga no tou".

Dibuka dengan kisah sebuah menara yang dikuasai oleh monster dan iblis, di mana pada puncak menara terdapat harta karun tersembunyi yang dijaga ketat oleh raja iblis. Saking ketatnya penjagaan itu menjadikan Jill, seorang gadis petualang justru bersemangat untuk menaklukkan menara dan mendapatkan harta karun.

Bersama teman-temannya, mereka berlomba dengan para petualang dari berbagai penjuru dunia untuk mencapai puncak. Sementara menurut legenda yang berembus, harta karun tersebut adalah Kristal Biru Rod yang dapat mengabulkan berbagai keinginan si empunya, tersembunyi di puncak menara dan dijaga oleh Druaga. Jill, si gadis petualang amatir yang baru saja mendapat pengalaman pahit nan memalukan dari perkumpulan penjelajah milik kakaknya, Neeba, berkeinginan keras membuktikan diri dan berpetualang menuju puncak menara untuk memusnahkan Druaga selamanya.

Sementara bila tiba musim panas, di mana musim tersebut hanya datang sekali dalam lima tahun, merupakan masa tenang. Saat itu, kekuatan para iblis dan monster yang menjaga menara tersebut hilang akibat kuasa sang dewa. Setiap musim panas pula, pasukan Kerajaan Uruk membangun benteng pertahanan mereka di dalam menara tersebut agar tidak mudah terserang musuh.

Selain pasukan Uruk yang mempersiapkan diri untuk melawan Druaga, kaum petualang oportunis dari berbagai penjuru dunia pun berdatangan dan berkumpul di Meskia, berlomba menuju menara yang "bangkit" kembali. Akan tetapi, bukan Jill bila tidak sampai ke puncak menara. Ia pun mengumpulkan beberapa pejuang petualang yang sealiran dengannya termasuk Kaaya -- si tabib peramal, Ahmey -- si pejuang berkuda dengan tombaknya, Melt -- si penyihir petir dan pengikutnya, serta Coopa yang selalu menyediakan ransum makanan untuk para petualang muda itu.

Helmi Fauziridwan

I am a Blogger who wants to share inspiration to people.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama